Dari Nasha'hul 'Ibad Imam Nawawi Al-Bantani, Abu Bakar Ash-Silhiddiq berkata, orang yang bakhil tidak akan bisa terlepas dari salah satu tujuh perkara berikut: 1. Ketika mati hartanya akan diwarisi oleh orang yang akan menghabiskan dan membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak diperi tau kan Allah. 2.
Dasar menghindari prilaku israf, tabzir, dan bakhil adalah Al-Quran, al-Hadis dan akal pikiran sebagai perangkat untuk memahami al-Quran dan Al-Hadis. 3. Tujuan Akidah Islamiyah,untuk mengihlaskan niat dan ibadah kepada Allah,menimbulkan ketenangan jiwa dan pikiran, terhindar dari kecemasan dalam jiwa dan kegoncangan pikiran,menjamin kehidupan
Antara israf (berlebih-lebihan) dan mubazir atau tabzir (boros) punya perbedaan walau terlihat kadang sama. Ada ulama yang mengatakan keduanya berbeda, seperti Ibnu 'Abidin, الإسراف: صرف الشيء فيما ينبغي زائداً على ما ينبغي، والتبذير: صرف الشيء فيما لا ينبغي
Menyadari kewajiban menghindari akhlak tercela: israf, tabzir, dan bakhil Menghayati nilai-nilai dari peristiwa kematian melalui takziyah Menghayati keutamaan sifat sahabat Abdurrahman bin Auf dan Abu Dzar alGifari. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerja sama, cinta damai
.
israf tabzir dan bakhil